Trik simple untuk anda yang baru bekerja agar cepat naik jabatan

    Berapa banyak di antara anda yang berangan-angan ingin mencapai posisi jabatan yang tinggi hingga sampai terbawa mimpi? Berandai-andai mendapatkan gaji yang lebih besar daripada sebelumnya, pekerjaan yang besar, dan bisa di akui kedudukannya oleh Bos dan rekan-rekan kerja anda? Saya yakin hampir semua orang pernah menginginkan itu semua.

    Atau untuk anda yang bosan dengan gaji yang segitu-segitu saja, yang tidak bisa mencukupi kebutuhan perbulannya karena gaji cuma 5 koma sekian juta (gajian tanggal 1, tanggal 5 udah koma), kerja udah bertahun-tahun tapi tidak naik jabatan pula, mau mengajukan promosi takut di sangka karyawan tidak tahu diri, atau mau mencoba-coba pekerjaan baru tapi ragu?


    "Terus bagaimana dong? saya kan masih belum ada pengalaman kerja sama sekali? saya tidak pernah mendalami di bidang itu sebelumnya? saya sekolah/kuliah tidak mempelajari hal itu?" Sabar, semua akan dibahas satu per satu, ambil positifnya dan semoga bermanfaat, khususnya untuk anak-anak muda penerus generasi ini.

1. Cari perusahaan yang baru merintis.

    Pasti anda bingung dan langsung menanyakan: "Koq bisa? Perusahaan baru belum tentu aman dalam gaji bro! Lah kalo perusahaannya masih kecil bagaimana?" 

    Biasanya jika ada owner (pemilik perusahaan) baru memulai bisnisnya, ia akan segera mempublish info loker <di butuhkan pegawai secara cepat>. Misakan ada 10 pelamar dan owner hanya membutuhkan 6 karyawan untuk bekerja di tempatnya. Nah dari sini ada yang namanya "kualifikasi kepercayaan". Nah dari kualifikasi kepercayaan itulah anda bisa manfaatkan.

    "Bagaimana maksudnya bro? Saling sikut antar pegawai? owh maksudnya cari muka ya hehehee?" 

    Begini biasanya jika owner baru launching perusahaannya, sang pemilik biasanya akan stay di tempat mengontrol kondisi usahanya dan pegawainya dalam beberapa minggu sampai ia yakin bahwa perusahaannya di tangani oleh orang-orang yang tepat. Nah dari situ anda bisa mulai cari muka secara positif.


     Berbeda dari cari muka pada umumnya yang selalu adu sikut antar karyawan, anda bisa cari muka secara positif dengan menunjukkan hasil kinerja kerja anda tanpa perlu terlihat oleh bos. Dan di saat seperti ini banyak yang saling berlomba dalam kinerja yang bagus, dan bos yang cerdas adalah bos yang bisa melihat apresiasi bawahannya. Dan ketika owner memutuskan untuk memilih orang yang tepat untuk mengawasi perusahaannya, karena ia sadar ia tidak akan selalu bisa berada di tempat karena kesibukannya yang lain. Lalu owner memilih salah satu dari pegawainya untuk "menggantikannya" mengawasi di usahanya misalkan sebagai kepala bagian. Anda pun bisa mengajukan diri untuk hal ini dengan suatu kualifikasi yang diajukan owner, dan jika anda yang terpilih maka selamat secara langsung/tidak langsung anda sudah berhasil untuk naik jabatan.

    "Tapi saya tidak pernah menjalani bidang itu sepenuhnya, Saya takut gagal di bidang yang baru". Tidak ada salahnya anda mencoba mendalami dahulu, anda pelajari dahulu seluk-beluknya, biasanya juga akan ada training duhulu, jangan anda pesimis duluan, jangan takut untuk mencoba bidang yang berbeda alias banting stir. Jangan menyerah sebelum bertarung, Kegagalan pasti hanya untuk orang yang tidak pernah mau mencoba, Tapi orang yang mau mencoba belum tentu akan selalu gagal. Nikmatilah dulu prosesnya, siapa tahu mungkin di situlah letak rezeki besar anda. Aamiin.


2. Cari perusahaan yang sedang "urgent" membutuhkan orang yang tepat di suatu bidang.

    Nah ini cocok untuk anda yang ragu dengan perusahaan yang baru merintis. Anda bisa mencari perusahaan besar/menengah yang benar-benar membutuhkan orang yang tepat. Selain anda sudah tahu profil perusahaan tersebut kurang lebih secara garis besar. Anda juga akan merasa aman karena anda merasa pekerjaan anda akan terjamin.

    Meskipun anda menganggap demikian, anda tetap akan menghadapi yang namanya seleksi kelayakan agar bia di terima. Jika bidang yang anda kuasai dan hasil tes menunjukan anda pantas untuk di terima bekerja dengan hasil yang bagus, biasanya owner akan mempertimbangkan anda akan cepat naik pangkat untuk menggantikan posisi atasan rekan kerja di bidang anda nanti dari hasil survey lapangan nanti.


    Sebagai contoh misalkan anda melamar di perusahaan besar A dengan pelamar 20 orang di bidang marketing penjualan sepeda motor dan yang bisa lolos kualifikasi hanya 5 orang dengan target sekian penjualan per bulan. Lalu anda dalam kategori lolos kualifikasi dengan catatan melebihi dari target penjualan. Biasanya atasan tertinggi di tempat anda akan menilai dari grafik penjualan anda berkualitas atau tidak. Dari situlah biasanya dalam jangka waktu beberapa bulan jika penjualan anda selalu bagus, atasan akan segera bertindak memberi promosi, misalkan untuk menjadi leader team anda atau bisa juga menggantikan posisi yang di tempatkan atasan anda sebelumnya.


3. Belajar untuk mencintai pekerjaan anda saat ini.

   Yang terakhir khusus untuk anda yang ragu untuk mencari pekerjaan baru tapi sudah tidak betah dengan pekerjaan anda yang sekarang. Biasanya dalam situasi ini yang ada di dalam mindset mereka adalah "mau cari kerja lagi tapi dimana? belum tentu nanti dapat yang lebih baik". Ini adalah yang di pikirkan oleh orang-orang yang terjebak di dalam zona nyaman. Tapi yang sebenarnya terjadi adalah zona yang paling berbahaya adalah zona nyaman itu sendiri. Mengapa demikian? biasanya orang-orang yang seperti ini kurang menemui tantangan yang membuat kreativitas dan ide-ide mereka tidak terasah dengan baik, sehingga menghasilkan kurang lebih hasil apa adanya.


    "Jadi bagaimana dong? masa mas menyuruh saya untuk resign?"  Bukan begitu maksud saya, itu hanyalah opsi lain yang mungkin anda butuhkan. Oke jika anda masih ingin bekerja seperti ini tapi dengan syarat anda harus koreksi diri. Coba anda ubah kebiasaan anda mulai dari saat ini. Mungkin anda sering absen kerja, hasil kerja anda kurang memuaskan dan sebagainya, cobalah untuk merubah itu semua mulai dari hal-hal yang kecil. Jika anda di undang untuk menghadiri rapat, keluarkanlah ide-ide anda, meskipun anda saat ini masih menjadi bawahan, jangan takut mengutarakan ide anda, mungkin ide anda bisa di terima. Cintailah pekerjaan anda dengan kerja lebih keras, lebih cerdas, tekun, dan profesional. Itu semua bisa mengubah pandangan atasan anda. Tapi jika atasan anda tidak peduli dengan bawahannya setelah anda melakukan itu semua, anda bisa menggunakan opsi sebelumnya.


     Sudah sifat alamiah manusia berusaha mendapatkan yang lebih baik dari saat ini. Tapi alangkah baiknya jika kita terus berusaha menjadi yang paling professional untuk meraih apa yang kita impikan, dan jangan lupa berdoa meminta ke Yang Maha Kuasa agar impian kita segera terwujud. "Karena sebuah hasil tidak akan pernah mengkhianati prosesnya".


   Semoga artikel kali ini kurang lebihnya bisa diambil manfaat positifnya. Dan perlu di ingat, postingan kali ini tidak bermaksud mengajarkan anda untuk sering melompat pindah kerja!. Semoga impian anda akan cepat terwujud, Aamiin. Nantikan artikal saya yang lain di lain waktu.
    


"sumber gambar: https://www.google.com"

Comments